Bupati Kopli Ansori Ajak Media Membangun Lebong

84

Keyasa.com- Bupati Lebong Kopli Ansori mengajak para awak media yang ada di Kabupaten Lebong bersinergi secara bersama-sama membangun Bumi Swarang Patang Stumang tersebut. Sebagai langkah awal dalam membangun sinergitas, Pemkab Lebong pun menggelar acara ngobrol santai bersama para wartawan yang ada di Kabupaten Lebong.

Dalam kegiatan tersebut, Kopli Ansori mengajak para wartawan yang ada di Kabupaten Lebong untuk menjaga nama baik Kabupaten Lebong. Beliau meminta awak media turut mempromosikan Lebong agar lebih dikenal ke tingkat nasional dan tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Kalau hanya mengandalkan kinerja kami untuk kemudian bisa diketahui nasional. Itu rasanya satu hal yang mustahil bisa kami lakukan. Makanya, saya berharap rekan-rekan media inilah yang menjadi corong utama. Bagaimana Lebong ke depan menjadi lebih baik lagi,” kata Bupati didampingi Wakil Bupati Lebong, Drs. Fahrurrozi, M.Pd, dalam acara ngobrol santai yang digelar di Halaman Setda Lebong, Kamis (25/2/2021) pagi.

Untuk itu ia berpesan, kepada awak media untuk mengkritik kinerjanya dan jajarannya agar bekerja lebih baik. Bahkan, Bupati pun mengharapkan kritik yang konstruktif atau membangun untuk Kabupaten Lebong kedepannya.

“Mari kita jaga nama baik Lebong ini secara bersama, tegur dan kritiklah kinerja kami agar bisa bekerja lebih baik lagi. Kritik yang membangun, membuat langkah kami lebih cepat,” imbuhnya.

Politisi PAN (Partai Amanat Nasional) itu tidak menampik, pemberitaan di media juga sangat membantunya dalam menjalankan tugas sebagai kepala daerah.

Menurut Bupati, ia tak jarang mendapatkan informasi penting yang berkenaan dengan realisasi program pemerintah di lapangan, ataupun berkaitan dengan pelayanan publik, melalui media.

“Ini harapan kami. Sama-sama kita bersinergi, mengawal agar Lebong lebih baik ke depan. Kita ingin membangun Lebong supaya kuat,” harap Kopli.

Sementara itu, Ketua PWI Lebong Muharista Delda S.IP dalam kesempatan itu juga meyakini, wartawan yang bertugas di Lebong, khususnya yang tergabung dalam PWI, siap bersinergi dengan pemerintah daerah.

Meski demikian, Aris, sapaan akrabnya, tidak menampik bahwa bentuk dukungan tersebut tidak melulu berupa berita yang memuji atau good news.

Ada kalanya, berita yang sifatnya mengkritik. Meski begitu, dia menegaskan, kritik yang disampaikan tetap objektif dan tidak tendensius. Berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan serta narasumber yang kompeten.

Sehingga, diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi kepala daerah untuk memperbaiki segala sektor. Baik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, atau pun tata kelola pemerintahan.

“Namun, yakinlah bahwa segenap wartawan yang ada di Lebong ini berkomitmen menjalankan tugas-tugas jurnalistik dengan baik, menjadi mitra pemerintah demi membangun Lebong,” kata Aris.

Di sisi lain, Aris juga menuturkan, jumlah wartawan yang bertugas di Lebong kurang lebih 50 orang. Dari jumlah itu, sebagian besar adalah wartawan yang telah mengantongi sertifikat kompetensi atau mereka yang telah lulus UKW (Uji Kompetensi Wartawan).

UKW sendiri, lanjutnya, menjadi salah satu indikator profesionalitas wartawan.

“Ke depan, kita harapkan lebih banyak lagi rekan-rekan wartawan di Lebong ini yang bisa lulus UKW demi menuju profesionalisme itu tadi. Sehingga, benar-benar menyajikan berita yang sesuai dengan kode etik jurnalistik,” sampainya.

Data terhimpun, acara ngobrol santai ini diprakarsai oleh Bagian Keprotokolan bekerja sama dengan Dinas Kominfo-SP Lebong. Serta turut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) H Mustarani Abidin SH M.Si, staf ahli, para asisten dan para Kepala OPD di lingkup Pemkab Lebong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here