Pemuda Lubuk Sandi Kreatif Ciptakan Gelang Utas

116
Gelang Utas

Keyasa.com – Setiap orang pasti ingin tampil menawan di hadapan lawan jenis. Penampilan seseorang biasanya dilihat dari cara berpakaian, tatanan rambut, atau aksesori yang dipakai. Salah satu aksesoris yang sering menjadi sorotan adalah gelang. Gelang tak hanya dikenakan oleh wanita, pria pun dapat mengenakan aksesoris ini.

Gelang dikenakan di lengan sebagai hiasan agar tidak terkesan polos. Banyak orang memilih gelang emas ataupun gelang yang dijual di toko aksesoris yang harus merogoh kocek yang tidak sedikit.

Tetapi Hal berbeda kali ini salah satu aksesoris mayoritasnya di gemari anak muda terbuat dari Resam, Resam merupakan tumbuhan jenis paku yang tumbuh di area tropis dan tumbuhan invasif ini biasanya di temukan pada tempat yang Habitatnya adalah tebing teduh dan lembap mulai pada ketinggian 200 m hingga 1500 m di atas permukaan laut.

Wilayah Desa Lubuk Terentang Kecamatan Lubuk sandi terbilang area perbukitan yang ada di Kabupaten Seluma, salah satu Pemuda di Desa tersebut Rozi Hartono dengan kreatif memanfaatkan tumbuhan Resam menjadi aksesoris gelang.

Bersumber dari Rozi ia menjelaskan bahwa Resam memang sudah di manfaatkan sejak nenek moyang dulu tapi kegunaan resam hanya untuk sebagai perangko pisau ataupun sebagai tali untuk pengikat dalam pembuatan panggung.

Dikatakanya Seiring perubahan zaman dengan itu ia berinovasi untuk membuat karya kreatif dengan manfaatkan resam yang di jalin dan terbentuklah menjadi Gelang Utas.

“Macam-macam untuk yang kecil itu cuman utas 10 dan adapun yang besar lebih banyak utasnya sampai 15,” terang rozi

Lanjut ia dalam produksi gelang utas tidak terlalu di perbanyak dan di perjual belikan tapi entah kalau untuk kedepannya kalau memang banyak yang berminat.

“Untuk saat ini belum di produksi secara banyak, cuman sekedar membuat gelang utas sebagai hobi saja tapi tidak tau kedepanya siapa tau orang berminat untuk membelinya,” sampai Rozi

Di tambahkanya ia berharap dengan adanya kreativitas ini merupakan cara untuk tidak lupa dengan leluhur yang dahulu memang sudah meninggalkan ilmu pengetahuan yang hebat.

“Harapnya dengan utas ini cara kita mengingat leluhur yang memang dari dahulu mempunyai ide-ide yang bagus, tinggal saja kita ingin mengembangkan hal itu mengikuti alur perubahan zaman,”jelasnya

Sementara itu , Erwan selaku ketua pemuda Lubuk sandi family sangat mendukung Kesenian Gelang utas yang memanfaatkan batang resam, ia berharap Kreatifitas pemuda nantinya bisa juga menjadi ekonomi kreatif bernuansa kearifan lokal.

“Semoga kreatifitas ini nantinya akan menjadi salah satu ekonomi kreatif dari Pemuda lubuk sandi,kesenian ini juga merupakan kearifan lokal, Resam sudah dari nenek moyang dulu di manfaatkan tapi kalau untuk sekarang di kemas lagi menjadi kesenian seperti gelang, mengikuti alur zaman modernnya,” tutur Erwan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here