Unik.. Desa Air Latak Adakan Lomba 17 Agustus Marut Kelapa Khusus Laki-Laki

74
Poto Ilustrasi Dok/Net

Keyasa.com – Tak terasa Hari Kemerdekaan Republik Indonesia akan tiba. Di tanggal 17 Agustus 2022 ini, Indonesia akan merayakan hari ulang tahunnya yang ke-77.

Di momen spesial ini, tak lengkap rasanya tanpa mengenang jasa para pahlawan. Sebab, berkat perjuangan dan jasa pahlawan, Indonesia dapat meraih kemerdekaan dari tangan penjajah.

Kemeriahan Hari Kemerdekaan RI ini juga di selenggarakan setiap Daerah di seluruh Wilayah di Indonesia, Termasuk Desa Air latak Kecamatan Seluma Barat, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.

Pemdes Air latak bekerja sama dengan Karang Taruna dan anak universitas Bengkulu (UNIB) yang lagi melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa tersebut, mereka melakukan beberapa kegiatan lomba yang menarik salah satunya marut kelapa laki-laki.

Dikatakan Seftian selaku Sekretaris Desa Air latak mengatakan akan ada banyak lomba di hari puncak 17 Agustus nanti. Ada yang unik salah satunya adalah lomba marut kelapa bertujuan agar laki-laki bisa merasakan sepenanggungan perempuan/ibu rumah tangga bagaimana pekerjaan rumah tangga itu tidak semudah di bicarakan, sedangkan untuk lainya lomba seperti tahun sebelumnya.

“Lomba marut kelapa ini nantinya akan di lakukan oleh laki-laki tujuannya agar bisa merasakan pekerjaan bagaimana perjuangan ibuk rumah tangga,” sampai Seftian (29/07/22).

Lanjut seftian, ia berharap Semoga Kegiatan perlombaan yang kami lakukan dengan cara sederhana mungkin ini dapat bisa memeriahkan peringatan HUT RI ke 77 tahun. selain itu dengan adanya kegiatan perlombaan bisa lebih meningkatkan Silaturahmi antar masyarakat. sedangkan peserta lomba tidak hanya untuk kalangan dewasa tetapi juga ada lomba untuk anak-anak.

“Kegiatan perlombaan ada juga ada untuk anak-anak Selain untuk cuman meriahkan 17 Agustus dari lomba nanti akan terlihat yang bakat dari anak-anak desa setempat yang mana saja berpotensi punya prestasi,” Kata seftian

Adapun nanti ada juga perlombaan Tari Adat yang tidak lain untuk mendukung program Bupati Seluma Menuju Seluma Berbudaya dan Alap.

“Kami tidak lupa melakukan perlombaan dengan nuansa kebudayaan seperti tari adat,” jelas seftian.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here