Warga pertanyakan Kejelasan Bumdes, Ketua Bumdes Talang Benuang Mala Sibuk Berkampanye

189

 

Ketua Bumdes Talang benuang beserta istri dari perangkat desa

SELUMA, Keyasa.Com – Masyarakat sangat menyayangkan pimpinan Bumdes serta kader PKK dan juga Istri Perangkat Desa Talang Benuang Berkampanye, Bela mantan Kades yang saat ini kembali mencalonkan diri dan mendapatkan nomor urut 02.

 

“Bukannya mengurusi Bumdes didesa Mala Sibuk kampanye,” ujarnya (Narsum yang enggan disebutkan namanya).

 

Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, pada saat pertemuan anggota kades PKK, jelas pada saat itu ketua Bumdes desa Talang Benuang serta Istri-istri perangkat desa mengajak dan serta meminta untuk berfoto sebagai bahan bukti bahwa benar-benar mendukung calon kades 02.

 

“Kita di ajak berfoto bersama, terkait boleh atau tidak ketua Bumdes dan istri perangkat berkampanye saya tidak tau juga pak, bisa jadi beliau untuk melindungi kesalahannya selama ini selaku menjabat ketua BUMDES desa Talang Benuang,” Ujarnya.

 

Disamping itu, warga selama ini terus Mempertanyakan Kejelasan BUMDES Desa Talang Benuang namun sangat disayangkan Ketua Bumdes Mala Sibuk Berkampanye.

 

Badan usaha milik desa (BUMDES) desa Talang Benuang Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma di pertanyakan kejelasan dan asas manfaatnya oleh warga.Jum’at (22/5/22).

 

Pasalnya, menurut informasi yang beredar di masyarakat, sejak awal berdirinya BUMDES desa Talang Benuang sekitar tahun 2017 yang menelan dana Rp.70.000.000 lebih ini hingga sekarang tidak jelas, masyarakat tidak pernah merasakan asas manfaat dari BUMDES tersebut, bahkan beberapa tahun terakhir BUMDES kembali di anggarkan di angka Rp.35.000.000 lebih, sangat disayangkan dengan nominal dana tersebut masyarakat tidak melihat dan merasakan apa yang dikelolah, maupun kejelasan struktur organisasi dan produk bahkan modalnya.

 

Bumdes sendiri dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan dimana selanjutnya dapat memperkuat pendapatan asli desa (PADes), memajukan perekonomian desa, serta meningkatkan kesejahtraan masyarakat desa seperti menurut peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang desa pasal 72 ayat (1).

 

Dari hasil investigasi awak media dilapangan, produk BUMDES Talang Benuang ini berupa bahan kebutuhan Masak-Masak berupa Manisan dan Tenda yang sampai saat ini tidak jelas azas manfaat yang akan meringankan warga.

 

“Ada beberapa jualan Bahan masak serta jualan manisan yang dijual, adapun sempat menjual beras yang di anggap masyarakat mahal jadi kurang laku, masyarakat tidak bisa jangkau, begitu juga masyarakat menganggap BUMDesa Talang Benuang yang anggarannya Hampir Ratusan tersebut tidak meringankan masyarakat.

 

Lanjut, bahkan masyarakat terganggu karena apa yang dijual BUMDes tersebut sama dengan apa yang dijual oleh masyarakat yang ada di Talang Benuang,” beber Narsum. Senin (16/8/21).

 

Narsum menambahkan bahwa setelah beberapa lama Bumdes sudah mulai tidak jelas, bahkan beberapa tahun terakhir ini mulai dari struktur oraganisasi, produk dan modalnya tidak tau entah kemana, adapun beberapa isinya tersebut hampir kosong begitu saja tanpa ada kejelasannya.

 

” Kami juga warga desa Talang Benuang ingin merasakan manfaat dari BUMDes ini seperti desa-desa yang lain yang Bumdesnya sudah berkembang, apalagi dalam kondisi susah begini karna covid19, setidaknya badan usaha milik desa itu hadir untuk mensejahterakan masyarakat.

 

Saya harap pihak aparat Pemerintah Kabupaten Seluma yang terkait agar segerah cari tau, soal kejelasan BUMDES ini terutama modalnya jangan sampai individu saja yang nikmatin.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here