Webminar literasi digital seluma; Promosi Budaya Indonesia Lewat Media digital

467
Webminar literasi digital

Seluma, Keyasa.com – Literasi Digital di Kabupaten Seluma Mulai bergulir. Pada Selasa 13 Juli 2021 pukul Dua sore, telah dilangsungkan Webinar bertajuk Promosi Budaya Indonesia Melalui Media Digital.

 

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas,positif,kreatif,dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoax serta mencegah terpapar berbagai dampak negative penggunaan internet.

 

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 jutajiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 jutajiwa. Iniartinya, penetrasi internet di Indonesia padaawal 2021 mencapai 73,7 persen.

 

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survey literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan kata data pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

 

Pada webinar yang menyasar target segmen PNS dan Masyarakat, sukses dihadiri 150 Peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya,yakni Herman S. Sos, Drs. Agus Jun Fadillah,

Ir Prayudi Widiyanto.MM dan Siti Chotijah,S.IP.,M.A Selaku Ketua Umum Generasi Pesona Indonesia (Genpi) yang juga Aktif dalam mensosialisasikan cara promosi wisata lewat digital dan @erisafddd sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya sebagai conten creator (IG & TikTok).

 

Pada Sesi pertama, Siti Chotijah,S.IP.,M.A , menyampaikan bagaimana masyarakat sekarang ini bisa memaksimalkan medsos di era digital , serta memanfaatkan medsos sebagai akses promosi wisata dan budaya.

 

Giliran pembicara kedua, Ir.Prayudy Widianto, MM. menegaskan pentingnya mengikuti perkembangan digital saat ini, mulai dari berkomunikasi sampai bekerja sekarang ini sudah memnggunakan aplikasi digital, termasuk juga dalam bisnis mulai dari proses promosi,penjualan atau pertukaran barang dan jasa sudah secara menyeluruh memanfaatkan aplikator di era digital.

 

Tampil sebagai pembicara ketiga Drs.Agus Jun Fadillah. Tentang indentitas generasi bangsa saat menggunakan medsos, bisa memfilter medsos dengan bijak.

 

Pembicara keempat Herman, S.Sos. Menegaskan pentingnya Berbudaya dalam menggunakan medsos termasuk dalam postingan dan komentar jikalau tidak bijak maka UU IT akan siap menjerat si pengguna medsos tersebut, jika ada komentar ataupun kurang baik yang di tujukan ke pada kita hendaknya jangan terlalu di respon agar tidak terlibat perdebatan panjang (debat kursis) di dunia maya.

 

Erisafaddd Sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini, menuturkan pentingnya penggalaman dan memanfaatkan peluang dengan berkreasi saat membuat konten bermedsos.

 

Para peserta mengikuti dengana antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber Siti Chotijah,S.IP.,M.A, seorang pelajar, menanyakan Bagaimana mengaktifkan digitalisasi diwilayah perdesaan, dan dijawab oleh Siti Chotijah,S.IP.,M.A. caranya sebagai berikut dengan digital detok, selanjutnya ia juga menjelaskan yang dimaksud detox “ yang sangat berguna untuk meningkatkan interaksi sosial dimasyarakat dengan lebih baik tanpa adanya gangguan”.

 

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian keTiga kalinya webinar yang diselenggarakan di kabupaten Seluma Masyarakat diharapkan supaya dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.

Webinar Literasi Digital Kabupaten Seluma
Promosi Budaya Indonesia Melalui Media Digital

Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Seluma Mulai bergulir. Pada Selasa 13 Juli 2021 pukul Dua sore, telah dilangsungkan Webinar bertajuk Promosi Budaya Indonesia Melalui Media Digital.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas,positif,kreatif,dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoax serta mencegah terpapar berbagai dampak negative penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 jutajiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 jutajiwa. Iniartinya, penetrasi internet di Indonesia padaawal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survey literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan kata data pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen PNS dan Masyarakat, sukses dihadiri 150 Peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya,yakni Herman S. Sos, Drs. Agus Jun Fadillah,
Ir Prayudi Widiyanto.MM dan Siti Chotijah,S.IP.,M.A Selaku Ketua Umum Generasi Pesona Indonesia (Genpi) yang juga Aktif dalam mensosialisasikan cara promosi wisata lewat digital dan @erisafddd sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya sebagai conten creator (IG & TikTok).

Pada Sesi pertama, Siti Chotijah,S.IP.,M.A , menyampaikan bagaimana masyarakat sekarang ini bisa memaksimalkan medsos di era digital , serta memanfaatkan medsos sebagai akses promosi wisata dan budaya.

Giliran pembicara kedua, Ir.Prayudy Widianto, MM. menegaskan pentingnya mengikuti perkembangan digital saat ini, mulai dari berkomunikasi sampai bekerja sekarang ini sudah memnggunakan aplikasi digital, termasuk juga dalam bisnis mulai dari proses promosi,penjualan atau pertukaran barang dan jasa sudah secara menyeluruh memanfaatkan aplikator di era digital.

Tampil sebagai pembicara ketiga Drs.Agus Jun Fadillah. Tentang indentitas generasi bangsa saat menggunakan medsos, bisa memfilter medsos dengan bijak.

Pembicara keempat Herman, S.Sos. Menegaskan pentingnya Berbudaya dalam menggunakan medsos termasuk dalam postingan dan komentar jikalau tidak bijak maka UU IT akan siap menjerat si pengguna medsos tersebut, jika ada komentar ataupun kurang baik yang di tujukan ke pada kita hendaknya jangan terlalu di respon agar tidak terlibat perdebatan panjang (debat kursis) di dunia maya.

Erisafaddd Sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini, menuturkan pentingnya penggalaman dan memanfaatkan peluang dengan berkreasi saat membuat konten bermedsos.

Para peserta mengikuti dengana antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber Siti Chotijah,S.IP.,M.A, seorang pelajar, menanyakan Bagaimana mengaktifkan digitalisasi diwilayah perdesaan, dan dijawab oleh Siti Chotijah,S.IP.,M.A. caranya sebagai berikut dengan digital detok, selanjutnya ia juga menjelaskan yang dimaksud detox “ yang sangat berguna untuk meningkatkan interaksi sosial dimasyarakat dengan lebih baik tanpa adanya gangguan”.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian keTiga kalinya webinar yang diselenggarakan di kabupaten Seluma Masyarakat diharapkan supaya dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here